Loading

Rabu, 07 September 2011

Komoditas Sulsel Siap Garap Pasar Singapura

KOTAPALOPO.COM - MAKASSAR, -- Setelah merintis pengiriman komuditas ke Jakarta, Pemprov Sulsel akan menjalin kerja sama dengan pemerintah Singapura untuk pengiriman komuditas hasil bumi melalui kargo udara.

Gubernur Syahrul Yasin Limpo, Selasa, 6 September, di Kantor Gubernur Sulsel mengungkapkan, pihaknya, akan merealisasikan rencana tersebut bulan ini. Model pengiriman kargo udara sama seperti saat Sulsel mengirim 3 ton ikan, sayuran, dan daging mengisi pasar Jakarta.



Selain kerja sama ekspor komuditas tersebut, Sulsel juga menjalin kerja sama kemitraan dengan manajemen Changi Airport Singapura untuk manajemen Bandara Sultan Hasanuddin. Penandatanganan Memorandum of Understading (MoU) akan digelar Kamis, 8 September, di Baruga Sangiaseri, Rumah Jabatan Gubernur.

"Kita ingin produk kita langsung ke Singapura karena potensi pasarnya sangat bagus. Di sana (Singapura, red) ada China yang menjadi raja ekspor. Kita ingin rebut pasar itu," kata Syahrul berobsesi.

Kapan pengiriman perdana? Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel ini, mengatakan, belum ada penetapan jadwal. Namun, dia mengatakan, apa yang sudah dirintis tersebut merupakan salah satu upaya memasarkan hasil bumi Sulsel. "Kita coba-coba saja. Saya tidak perduli berapa yang dikirim satu kilogram, satu ton atau lebih banyak. Yang paling penting kita tembus dulu," jelasnya.

Potensi paling menjanjikan di pasar Singapura kata Syahrul adalah sayur-sayuran. Menurutnya sayur dan buah-buahan asal Sulsel bisa dinikmati warga Singapura karena dengan pengiriman kargo udara tentu lebih segar.

Terkait kerja sama manajemen Bandara Sultan Hasanuddin dan Changi Airport, Syahrul mengatakan, hal itu dilakukan hanya untuk merintis kerja sama lanjutan. Diantaranya kata dia, wisatawan mancanegara Singapura mencapai 12 juta per tahun harus bisa dialihkan ke Makassar. "Kalau dari 12 juta itu bisa kita bocorkan cukup 2 juta ke Makassar itu luar biasa. Artinya destinasi wisata kita anak naik dan itu berimbas kepada perekonomian," ungkapnya. (fajar)

0 komentar:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...